Konservasi Laut dan Jasa Ekosistem
9 Dec, 2023

Indonesia dicirikan sebagai hotspot global untuk berbagai habitat laut, termasuk ekosistem karbon biru dan keanekaragaman hayati laut yang kaya. Keunikan ini perlu dijaga melalui konservasi laut terpadu dan pendekatan pengelolaan berbasis kawasan, yang berperan penting dalam mendukung ekosistem pesisir dan laut yang berkelanjutan di seluruh Indonesia. Dengan melindungi dan melestarikan ekosistem ini, Indonesia dapat meningkatkan ketahanannya terhadap perubahan iklim dan mendorong pembangunan ekonomi biru yang berkelanjutan. Upaya konservasi laut di Indonesia saat ini telah menghasilkan peningkatan yang signifikan dalam kawasan konservasi perairan (KKP), yang melindungi keanekaragaman hayati dan pada saat yang sama memberikan peningkatan layanan ekosistem dan peluang ekonomi terutama bagi masyarakat lokal yang bergantung pada kesehatan ekosistem untuk mata pencaharian mereka. Dengan mempromosikan pengembangan karbon biru bersama dengan konservasi laut, Indonesia dapat berupaya menuju ekonomi biru yang lebih berkelanjutan dan tangguh sambil memastikan kesehatan dan produktivitas jangka panjang ekosistem pesisir dan lautnya.
Namun upaya-upaya ini masih menghadapi
beberapa masalah dan tantangan
seperti- rendahnya status perlindungan dan efektivitas pengelolaan KKP serta kurangnya implementasi dan penegakan hukum pengelolaan KKP, termasuk sistem zonasi, rencana pengelolaan, badan/instansi pengelola;
- kapasitas yang terbatas untuk menerapkan pendekatan pengelolaan berbasis kawasan termasuk perencanaan tata ruang laut berbasis ekosistem, dari gunung hingga terumbu karang, dan pendekatan sumber ke laut;
- tingginya tingkat keanekaragaman hayati yang hilang akibat perubahan iklim dan praktik-praktik yang tidak berkelanjutan;
- kurangnya data dan analisis mengenai status dan tren ekosistem pesisir dan laut, termasuk dampak dan ketergantungan sektor-sektor ekonomi biru terhadap ekosistem pesisir dan laut; dan
- kurangnya pendanaan dan sumber daya, ditambah dengan kesenjangan dalam hal kebijakan dan tata kelola yang terintegrasi (pemerintah pusat dan daerah) dan mekanisme pendanaan.
Di masa depan,
konservasi laut dan pengelolaan berkelanjutan dari pengembangan jasa ekosistem
melingkupi lintas sektor dan akan lebih ditingkatkan dengan- meningkatkan penegakan dan efektivitas KKP dan pemanfaatannya;
- memperkuat pengelolaan bersama dan berpartipasi dalam pendekatan kemitraan multi-pemangku kepentingan dalam pelaksanaan KKP dan pengembangan karbon biru;
- memperkuat koordinasi antar kementerian dan pemerintah daerah terkait konservasi dan pengembangan karbon biru;
- meningkatkan penanaman dan rehabilitasi hutan bakau, lamun, dan terumbu karang;
- mengembangkan dan mengimplementasikan secara efektif kerangka kerja kebijakan terpadu terkait konservasi laut dan pengembangan karbon biru;
- mengembangkan mekanisme keuangan dan pendanaan yang inovatif untuk mendukung transisi menuju ekonomi biru yang berkelanjutan dan pendekatan berbasis pasar karbon biru;
- mendorong penelitian dan pengembangan serta peningkatan kapasitas dalam pengelolaan KKP dan pengembangan karbon biru; dan
- merancang rencana tata ruang laut dan pesisir yang efektif yang mendorong keselarasan antara mekanisme perlindungan lingkungan laut dan pesisir dengan aktivitas manusia.