Perdagangan, Transportasi, dan Logistik Maritim
8 Dec, 2023

Pengembangan perdagangan, transportasi, dan logistik maritim melalui pemanfaatan tiga Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) akan menjadi fokus dalam pengembangan ekonomi biru dengan memperluas dan meningkatkan daya saing transportasi laut Indonesia yang terintegrasi dengan transportasi darat dan udara, pelabuhan dan logistik, perdagangan, dan jasa pendukung maritim lainnya. Ketiga ALKI tersebut merupakan aset transportasi yang penting di kawasan Asia Tenggara dan dapat dikembangkan lebih lanjut untuk memfasilitasi pertumbuhan pusat-pusat perdagangan, hub regional, dan pusat-pusat pelayaran di Asia Tenggara. Salah satu jalur perdagangan penting yang melintasi perairan Indonesia, yaitu Selat Malaka telah memainkan peran sebagai jalur perdagangan internasional utama antara Asia dan Eropa.
Beberapa tantangan yang dihadapi
antara lain- kesenjangan infrastruktur maritim;
- biaya logistik yang tinggi;
- ketergantungan terhadap bahan bakar fosil untuk transportasi laut;
- risiko keamanan di laut; dan
- kurang optimalnya kerja sama pemanfaatan ALKI.
Pengembangan perdagangan, transportasi, dan logistik maritim dalam ekonomi biru Indonesia
diarahkan untuk- meningkatkan penyediaan, kualitas, dan integrasi infrastruktur maritim;
- mengembangkan Indonesia sebagai hub global melalui penguatan jalur pelayaran serta pelabuhan dan manajemen logistik;
- meningkatkan perdagangan antarpulau dan rantai pasok;
- mendorong penghijauan transportasi, pelayaran, pelabuhan, dan layanan logistik;
- memperluas pembiayaan maritim;
- meningkatkan pengawasan dan penegakan hukum di laut;
- memperluas penelitian dan pengembangan kemaritiman; dan
- memperkuat instrumen hukum dan upaya diplomasi dalam merespon dinamika geopolitik perbatasan perairan melalui kerangka kerja sama bilateral, regional, dan global dalam pemanfaatan ALKI.